Arsip Berita | November 2017
Indonesia Darurat Bencana

  29 November 2017    1,059

Menghitung hari jelang pergantian tahun Masehi 2017-2018, Indonesia tengah dilanda bencana. Senin (27/11), Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis BMKG (Tropical Center Warning Center/TCWC) berhasil mendeteksi siklon tropis yang tumbuh sangat dekat dengan pesisir selatan Pulau Jawa dengan nama "Cempaka” yang mengakibatkan perubahan pola cuaca.

Dampak siklon tropis Cempaka ini berupa potensi hujan lebat di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Angin kencang hingga 30 knot juga berpotensi di Wilayah Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Laut Jawa, Selat Sunda bagian Utara, Perairan Utara Jawa Timur hingga Kepulauan Kangean, Laut Sumbawa, Selat Bali hingga Selat Alas, Selat Lombok bagian Selatan dan Perairan Selatan Bali hingga Pulau Sumba.

Potensi gelombang tinggi 2,5-6 meter di Perairan Selatan Jawa Timur, Laut Jawa bagian Timur, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Tengah. Diperkirakan siklon tropis Cempaka masih akan bertahan dalam dua hingga tiga hari kedepan. Cuaca ekstrim tersebut menyebabkan beberapa daerah di Indonesia terdampak bencana. Meletusnya Gunung Agung Bali telah menyita perhatian besar masyarakat Nusantara. Darurat penerbangan Bali pun ditutup, masyarakat sekitar Gunung Agung dievakuasi ke tempat paling aman dari semburan lava panas.

Belum usai letusan Gunung Agung, pulau Jawa diguyur hujan tanpa henti beberapa hari terakhir. Bencana banjir hingga longsor di sejumlah titik kabupaten/kota pun tak terelakkan. Di Pacitan, Jawa Timur, sebanyak 11 orang meninggal dunia, sembilan orang dikabarkan meninggal akibat tertimbun tanah longsor di Kabupaten Pacitan, serta dua orang lainnya hanyut terbawa banjir. Dikabarkan pula wilayah Jawa lainnya dilanda banjir dan longsor. Menyusul Lombok Timur dilanda banjir bandang pada Sabtu (18/11), sebanyak dua korban meninggal dunia.

Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia saat ini sangat dibutuhkan para korban terdampak bencana. Tim Siaga Bencana (SIGAB) akan bergerak ke beberapa wilayah bencana melalui kantor-kantor cabang PPPA Daarul Qur'an yang terletak paling dekat dengan lokasi, mengirimkan bantuan emergency, logistik hingga membangun posko dapur umum untuk para korban.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..