Arsip Berita | Desember 2017
Dream 2020

  27 Desember 2017    1,055

PPPA Daarul Qur’an telah mencanangkan rumah tahfizh hadir di setiap kota di Indonesia pada 2017 ini. Sementara di 2018 mendatang rumah tahfizh ditargetkan berdiri di setiap kecamatan, 2019 ada di setiap desa dan 2020 menjadi harapan, impian dan tugas kita bersama seluruh rakyat Indonesia bahwa rumah tahfizh akan hadir di setiap kampung-kampung, ganggang, belokan-belokan. Sejauh mata memandang terlihat ada rumah tahfizh, bahkan bukan hanya di Indonesia saja tapi menyebar di seluruh jagat raya.


Mengapa harus menjadi impian dan tugas bersama seluruh rakyat Indonesia ? Tentu kita semua berharap kemakmuran, hidup mulia, berkecukupan, tenang, aman dan tenteram. Apakah ada yang tidak menginginkannya ? Rasanya nggak mungkin kita berharap kehancuran, kemiskinan, kebangkrutan dan ketidaktenteraman. Dan kita bersepakat ingin mulia. Apa yang harus dilakukan agar bisa meraih kemuliaan ? Allah telah memberikan jalan menuju kemuliaan tapi banyak di antara kita yang ninggalin, ngeremehin, nyuekin, nggak mentingin. Apa itu ? Alqur’an.


Alqur’an adalah kemuliaan yang paling tinggi, Alqur’an adalah kalam Allah SWT, Alqur’an adalah kitab yang diturunkan dengan penuh berkah, Alqur’an memberikan petunjuk manusia kepada jalan yang lurus dan tak ada keburukan di dalamnya. Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang mempelajari Alqur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).


“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Alqur’an), mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri” (QS. Fathir: 29-30).


Nah jika kita menginginkan kemuliaan ya kita ngopenin Qur’an. Kita harus mau belajar, sediakan waktu untuk Qur’an dan siapkan harta kita untuk perjuangan Qur’an. Kita sukanya ngeyel sama Allah. Apa hubungannya Qur’an dengan rizki dan kemuliaan ? Udahlah nurut sama Allah dan RasulNya. Apakah hanya ngopenin Qur’an ? Ya kita ngopenin Qur’an. Trus nggak kerja? Ya kerja tapi jangan dihabiskan waktu kita untuk kerja yang nggak bisa nyukupin kebutuhan juga, udah mraktekin kan ? Kalaupun cukup ya belum tentu bahagia, belum tentu mulia. Kerja tetep perlu bahkan wajib sebagai ikhtiar, tapi banyakin waktu mikirin, baca dan tadabbur Qur’an. Nanti akan Allah hadirkan rezeki yang nggak harus ngoyo tapi cukup, berkah, bahkan lebih. Itulah kunci kemuliaan. Maka 2020 adalah cita-cita kita bersama.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..