Berita
Layanan Mustahik Peduli Zaenal

  05 November 2018    46

Ujian dari Allah memang tak pernah ada yang menduga kapan serta bagaimana. Tugas manusia sebagai makhluk hidup disamping sebagai pemimpin di muka bumi adalah selalu mendekatkan diri dan meningkatkan keimanan kepadaNya. Meyakini apa saja yang menjadi ketetapanNya merupakan kunci utama.

Zaenal, adalah salah satu dari jutaan manusia yang Allah uji dengan sakit. Di usianya yang menginjak 16 tahun ini, Zaenal tak dapat beraktivitas seperti remaja pada umumnya. Hanya tempat tidur yang menjadi temannya sehari-hari.

Diketahui, sejak 2017 lalu Zaenal telah menderita sakit yang mengharuskan ia terus-terusan berbaring di salah satu sudut petakan rumahnya itu. Selama satu tahun ini, hidupnya hanya seluas tempat tidur. Sejauh mata memandang hanya ada sajian ruangan kecil yang merupakan kontrakan milik sang ayah.

Anak dari Udin Saepudin ini menderita sakit paru-paru dan pengerasan tulang kaki. Kondisi tersebut membuat Zaenal menjadi kian kurus setiap harinya. Belum lagi dengan posisi kaki yang terpaksa tidak dapat digerakkan karena kaku.

Meski kondisinya memprihatinkan, lisannya masih dapat berucap. Ia berkata, "Awalnya sakit bisul di kaki, tapi tidak diobati. Sampai parah baru berobat." Namun karena telah teramat parah sakit yang dideritanya, proses penyembuhan menjadi sangat lama. Bahkan kondisinya memburuk.

Hal itu menggugah tim PPPA Daarul Qur'an membantu Zaenal. Pertengahan Oktober lalu, tim Layanan Mustahik menyempatkan diri melihat langsung kondisi Zaenal. "Sesampainya kami di sana, memang kondisinya sudah parah, sakit keras, tidak bisa bangun dan tiduran saja," tutur Sofyan Hadi salah satu tim yang berkunjung ke rumah Zaenal di Bandung, Jawa Barat.

Sofyan menuturkan, tim Layanan Mustahik PPPA Daarul Qur’an memberikan bantuan dengan membiayai pengobatan Zaenal. Ia berharap, Zaenal dapat segera dirawat dengan baik dan lekas pulih. “Semoga dengan bantuan ini bermanfaat dan Zaenal cepat sembuh,” ucapnya.



Berita terakhir lainnya ..