Arsip Berita | Desember 2011
BUY Menyambung Asa Sang Yatim

  23 Desember 2011    1,545

 

Luapan kegembiraan Giva dalam bingkai tangis harunya, memupus duka dan rasa kehilangan atas dua orang tuanya. Kini, ia telah memiliki orang tua baru, walaupun hanya melalui sebuah nama dalam paket beasiswa yang ia terima. Giva hanya mampu berdoa semoga “orang tua”..

barunya selalu diberi kemudahan dan keberkahan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat. Sang nenek yang mengasuhnya pun, turut berbahagia karena biaya pendidikan sang cucu sudah tidak perlu ia fikirkan, setidaknya enam bulan ke depan.

Potret kegembiraan Giva, mewakili ratusan santri Rumah..

Tahfidz yang berstatus “Yatim” ketika memperoleh porgram Beasiswa Untuk Yatim (BUY 1433 H) yang diluncurkan oleh PPPA Daarul Qur’an. Kegembiraan yang tidak pernah mereka sangka sebelumnya. Kegembiraan yang hadir menjemput kehidupan mereka yang dihantarkan oleh keikhlasan para donatur. Untuk sebagian kalangan masyarakat, bantuan tersebut memang..
tidak seberapa. Tetapi bagi sang penerima program dan keluarganya, terbebasnya biaya pendidikan selama enam bulan adalah sesuatu kenikmataan besar yang patut untuk disyukuri.

Selain di Rumah Tahfidz An Nafi Sunter Jakarta, rasa bersyukur dan doa juga terucap dari lisan ratusan anak yatim..

yang belajar di pesantren/Rumah Tahfidz Serang, Banten, santri Quran di Kabupaten Sukabumi, Cibiru, Bandung, dan santri-santri di 30 Rumah tahfidz yang ada di Propinsi Jogjakarta. Menyusul pula pemberian Beasiswa bagi anak yatim yang belajar di Rumah-rumah Tahfridz di semarang dan kota-kota lain di..
Indonesia termasuk wilayah Indonesia bagian timur.

Selain bermanfaat bagi keberlanjutan pendidikan formal santri rumah tahfidz, eksistensi rumah tahfidz dengan ragam kegiatan sosialnya menjadi meningkat di masyarakat sekitar. Optiomalisasi peran Rumah Tahfidz bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat, terutama santri yang belajar di dalamnya menjadi..

orientasi PPPADaarul Qur’an dalam menebarkan nilai kemanfaatan yang semakin luas. Pada faktanya memang santri-santri Rumah Tahfidz, banyak berasal dari kalangan kurang mampu. Bahkan seratus persen santri yang mukim di rumah-rumah tahfidz, adalah santri-santri berasal dari yatim dan dhuafa. Oleh karena keterlibatan semua pihak agar..
santri-santri qur’an terutama yang ada di rumah-rumah tahfidz dapat terpenuhi kebutuhan pokoknya baik sandang, pangan, kesehatan dan pendidikannya.

Pada akhirnya, santri-santri dengan segala keterbatasannya mampu menghafal Al Qur’an tanpa meninggalkan kebutuhan penting lainnya seperti pendidikan formal. Harapannya santri-santri ini, dapat berkiprah di..

masyarakat secara umum pasca mereka menimba ilmu di rumah tahfidz berbekal hafalan qur’an dan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh di pendidikan formal. Sumbangsih donatur, untuk program beasiswa menjadi salah satu peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya santri rumah tahfidz. R Bilal

---------------------------

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..