Arsip Berita | Oktober 2013
Memilih Hewan Terbaik untuk Kurban

  04 Oktober 2013    3,035

Dalam Bulughul Maram disebutkan hadits pada no. 1355 yang membicarakan masalah hewan yang disembelih pada saat kurban:

Hendaknya hewan terbaik yang dipilih untuk kurban. Hewan yang gemuk, berwarna putih dan berharga itulah yang biasa jadi pilihan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saat kurban.

Makin gemuk dan berharga tentu semakin utama dalam kurban.Dari Anas bin..
Malik radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berkurban dengan dua gibas (domba jantan) putih yang bertanduk, lalu beliau mengucapkan nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kedua kakinya di pipi kedua gibas tersebut (saat menyembelih).

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Hadits di atas menunjukkan disyari'atkannya kurban dan dorongan untuk melakukannya. Karena..
ketaatan yang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lakukan tidaklah khusus untuk beliau, namun hal itu dianjurkan pula pada umatnya.

2- Kambing gibas (kabsy) adalah jenis kambing yang paling afdhol (paling utama). 

Namun dilihat dari hewan kurban, yang paling afdhol adalah unta, lalu sapi, kemudian kambing sebagaimana yang bisa dipetik dari hadits keutamaan shalat Jum'at.

3-..
Hewan jantan untuk kurban lebih afdhol dibanding hewan betina karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hadits ini menyembelih dengan gibas (domba jantan), ditambah daging jantan itu lebih thoyyib (lebih enak).

4- Lebih afdhol berkurban dengan hewan bertanduk daripada yang tidak. Namun berkurban dengan yang tidak bertanduk juga tetap sah.

5- Ciri-ciri hewan yang terbaik untuk kurban..
adalah:

(1) gemuk,

(2) warna putih atau warna putih lebih mayoritas,

(3) berharga.

6- Disyari'atkan mengucapkan bismillah dan takbir saat menyembelih hewan kurban, yaitu dengan mengucapkan, "Bismillah wallahu akbar."Adapun mengucapkan "bismillah" itu wajib. Sedangkan mengucapkan "Allahu akbar" dihukumi sunnah.  

7- Jika hewan ternak berupa kambing, maka hewan tersebut disembelih dengan cara dibaringkan. Karena itu..
lebih bersikap lemah lembut padanya.

8- Jika orang yang berkurban mampu menyembelih, maka hendaklah ia menyembelih. Namun jika yang berkurban tidak bisa menyembelih dengan baik, hendaklah ia mewakilkan pada orang yang tahu cara penyembelihan yang sesuai tuntunan Islam.

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa hewan kurban hendaknya memenuhi sifat-sifat sempurna dan bagus...
Hal ini sudah dikenal oleh ahli yang berpengalaman dalam bidang ini. Di antaranya:

a. Gemuk

b. Dagingnya banyak

c. Bentuk fisiknya sempurna

d. Bentuknya bagus

e. Harganya mahal

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..