Arsip Berita | November 2013
Semangat Menghafal Qur'an Anak-anak Situ Kibing

  04 November 2013    4,744

Sejak empat bulan lalu tepatnya pada bulan Juli. Suasana sore hari di Situ Kibing yang berada di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor tidak sesunyi biasanya. Kini ramai suara anak-anak yang tengah menghafal Al-Qur’an di rumah tahfidz Ar Rasyid menjadi peneman para pemancing menanti ikan menggigit kailnya.

Seperti Rabu (30/10) sore..
itu. Alunan surat An-Naba dari sekitar 52 santri terdengar jelas. Santri-santri cilik yang tergabung dalam kelas utsman tersebut tengah berusaha mengkhatamkan hafalan untuk juz 30. Total ada 4 kelas dalam rumah tahfidz Ar Rasyid yang diambil dari nama 4 sahabat Rasulullah saw, yakni kelas Abu Bakar, Kelas Umar bin Khatab,..
Kelas Utsman bin Affan dan Kelas Ali bin Abi Thalib. Kelas utsman sendiri diisi oleh anak-anak berusia 5 dan 6 tahun.

Ustad Heru Ar Rasyid (29) beserta Tumira (28) suami istri yang menjadi pendiri sekaligus pengaush rumah tahfidz Ar-Rasyid. keduanya menyulap halaman depan rumahnya untuk menjadi tempat belajar dan mengajar. Kini..
setiap harinya sebanyak 200-an anak-anak di Kelurahan Pabuaran bergantian untuk sama-sama menghafal Al-Qur’an.

Pendirian rumah tahfidz ini dilatarbelakangi oleh niat Heru dan Tumira yang ingin menjadikan anak-anak mereka sendiri dan juga anak-anak di sekitar situ Kibing untuk menjadi para penghafal Al-Qur’an.

Alhamdulillah niatan Heru dan istri ini bertemu dengan konsep PPPA Daarul..
Qur’an. Putri pertama Heru dan Tumira tercatat sebagai santri di salah satu rumah tahfidz yang dikelola Daarul Qur’an Bogor.

“Alhamdulillah Daarul Qur’an Bogor merespon keinginan kami untuk membentuk rumah tahfidz. Semoga kepercayaan dari Daarul Qur’an ini bisa kami balas dengan menghasilkan para penghafal Qur’an” ujar ustad Heru.

Dukungan dari tokoh masyarakat dan..
warga sekitar juga sangat positif. Bahkan saat launching perwakilan MUI Kecamatan Cibinong juga menghadiri.

Meski baru dan tidak menempati gedung yang mewah namun rumah tahfdiz Ar Rasyid sudah memanfaatkan teknologi multimedia dalam proses pembelajaran. Sebuah proyektor dan screen besar terlihat menampilkan sebuah film tentang para penghafal Al-Qur’an cilik. Ini semua ditujukan..
agar tidak menimbulkan kebosanan kepada anak.

"Alhamdulillah dengan bantuan multimedia proses mengahafal para anak-anak semakin cepat. Mereka juga tidak bosan saat belajar menghafal. Yang jelas kami mencoba mencari metode yang efektif dan efisien bagi para santri" tutur Heru.

Heru dan Tumira juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur di Daarul Qur’an. Mendoakan..
apa yang telah diberikan oleh para donatur Daarul Qur’an akan mendapatkan balasan yang berlimpah dan keberkahan.

 

 

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..