Arsip Berita | Desember 2013
Doa Bunda Iffet Dibalik Sukses Slank

  21 Desember 2013    3,054

Sosok Bunda Iffet pastinya sudah tidak asing lagi dikalangan Slankers. Wanita berusia 76 tahun itu selain ibunda dari Bimbim, pendiri sekaligus drummer band Slank, juga adalah manager band yang barus saja merayakan 30 tahun kiprahnya di dunia musik Indonesia ini.

Meski..
usianya sudah dibilang tua namun Bunda Iffet masih tetap enerjik. Dengan sabar ia tidak hanya mengayomi personel band Slank, tapi juga para Slankers. Setiap hari ada saja SMS yang masuk ke ponselnya yang berasal dari Slankers di seluruh Indonesia. Dengan..
sabar dan mengayomi ia membalasnya satu per satu.

Peran Bunda Iffet bagi kesuksesan Slank tidak bisa disebutkan dalam hitungan jari. Bahkan banyak yang bilang Bunda Iffet adalah personel ke 6 Slank. Peran besarnya dirasakan saat Slank akhirnya berhasil memastikan konser di..
Gelora Bung Karno saat pperingatan 30 tahun grup band yang bermarkas di Potlot ini.

“Selain usaha, doa menjadi penyebab semua ini terjadi” ujarnya saat mengenalkan rumah tahfidz Slank di hadapan perwakilan beberapa Slanker dari wilayah Indonesia, Sabtu (14/12). “Jangan lupa kita..
masih punya Allah, yang jika kita meminta Insya Allah akan diberikan”

Ia mengisahkan bagaimana susahnya kala ingin menggelar HUT Slank ke 30 ini. Berbagai rencana sudah digelar namuan banyak yang kandas. Ketika opsi terakhir di GBK ia tak henti-hentinya berdoa meminta..
kepada Allah swt agar keinginan ini berhasil. Slank yang selama ini selalu kesulitan mendapatkan ijin menggelar pertunjukan di Jakarta akhirnya bisa sukses menggelar konser yang sangat mereka idam-idamkan.

“Alhamdulillah konser ini bisa terlaksana. Intinya kita harus yakin dalam berdoa jangan ada..
keraguan sedikitpun bahwa Allah swt adalah pengabul permintaan hambanya” ujarnya. Bunda menambahkan dalam setiap usaha ia memulainya dengan doa. 

"Insya Allah dengan berdoa sebelumnya, usaha kita akan lebih dimudahkan" jelasnya

Bunda Iffet menjelaskan bahwa kita sebagai manusia jangan lupa dengan yang menciptakan...
Jangan jadi manusia yang sombong. Maka itu ia berharap kehadiran Rumah Tahfidz di Potlot ini bisa diikuti oleh Slankers di berbagai daerah lainnya. Rumah tahfidz Slank sendiri dibangun bekerjasama dengan PPPA Daarul Qur’an.

Ia berharap rumah tahfidz menjadi awal dari wajah..
Slankers yang baru. Yakni, Slankers yang lebih banyak kegiatan positif. “Jadi, Slankers harus ngaji” ujarnya yang diamini oleh puluhan Slankers.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..