Arsip Berita | Desember 2014
Rumah Baru Mak Omoh

  30 Desember 2014    2,409

“Terima Kasih” ujar Mak Omoh (78) singkat. Suaranya pelan nyaris tidak terdengar. Ia mencoba tersenyum kecil yang memperlihatkan lubang mulut tanpa gigi.

Hari itu, Sabtu (27/12), Mak Omoh sengaja menggunakan pakaian terbaik yang ia punya. Bukan berarti ia berulang tahun atau sedang merayakan sesuatu. Tapi ia ingin melihat tempat tinggalnya yang..
baru saja rampung dibangun.

Rumah Mak Omoh sebelumnya hanyut terbawa terjangan air Sungai Cibarengkok yang merendam pemukiman warga Kampung Baru Bandung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (9/12/2014). Tinggi air mencapai 3 meter. Rumah Mak Omoh yang terbuat dari anyaman bambu dan pondasi seadanya berpindah posisi sejauh 20..
meter.

“Gak ada yang bisa diselamatkan. Air begitu cepat datangnya” ujar Mak Omoh.

Mak Omoh tidak sendirian. Setidaknya ada 9 warga yang rumahnya hanyut terkena terjangan air. Mereka terpaksa harus mengungsi kerumah kerabat dan saudara. Meski diterima dengan lapang dada namun pastinya ada yang mengganjal di hati para korban banjir ini akibat..
kehilangan tempat tinggal.

Maka, ketika Daarul Qur’an lewat program Santri Siaga Bencana (SIGAB) berencana ingin membangun kembali rumah para korban banjir yang hanyut Mak Omoh pun tersenyum lega.

“Alhamdulillah ada yang memperhatikan kami” ujarnya.

“Insya Allah kami dan masyarakat lainnya ingin membangun kembali rumah para korban banjir. Pembangunan rumah ini sengaja kami pilih..
sebagai program trauma healing bagi Mak Omoh dan lainnya. Pastinya mereka akan mendapatkan kebahagiaan bila tinggal dirumah sendiri” ujar General Manager Program Daarul Qur’an Rano Karno M Bilal.

Bilal menjelaskan pembangunan rumah ini juga akan melibatkan peran serta masyarakat dalam pembangunannya.

“Alhamdulillah semangat gotong royong masih tinggi disini. Para pekerja bersedia tidak..
dibayar dan ibu-ibu menyediakan makanan serta minuman bagi kaum pria yang bekerja” ujarnya.

Pembangunan rumah di masa recovery ini melengkapi kiprah tim SIGAB sebelumnya yang saat masa evakuasi melakukan sejumlah aksi seperti membangun tanggul sementara, membuat dapur umum, melakukan bersih-bersih rumah ibadah dan membuat pipanisasi bagi masjid dan pesantren.

“Terima kasih kepada..
para donatur Daarul Qur’an. Semoga apa yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah swt” ujar Mamat, selaku ketua RW 03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..