Arsip Berita | Februari 2014
Doa Untuk Indonesia dari Ribuan Santri Daarul Qur’an

  04 Februari 2014    2,037

Awan mendung masih tebal menggelayut meski hari sudah beranjak siang. Rintik-rintik hujan mulai turun. Namun suasana tersebut tidak membuat ratusan santri Daru Indah, Serpong memanfaatkan waktu untuk istirahat. Shalawat dan alunan Al-Qur’an mengalun dari mulut-mulut mereka.

Minggu (2/2) siang itu mereka berkumpul dalam acara peringatan maulid nabi Muhammad saw. Peringatan Maulid nabi ini nantinya akan dilanjut doa bersama untuk Indonesia yang kini tengah dilanda bencana dari mulai banjir besar hingga meletusnya gunung merapi.

Selain memberikan bantuan berupa materil bagi para korban bencana PPPA Daarul Qur’an mengajak masyarakat muslim untuk melakukan doa bersama bagi Indonesia. Semoga dengan doa-doa yang dipanjatkan Allah menjadi Negara ini menjadi negara yang “Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur “ pemimpin dan rakyatnya bertaqwa kepada Allah Swt, selalu diberikan keberkahan, jauh bala dan bencana, Amiin.

Pelaksanaan doa bersama ini berlangsung serentak, Minggu (2/2) setelah shalat Maghrib hingga selesai. Selain berlangsung di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Pusat, Jawa Tengah, Lampung, Cikarang, Ambon, kegiatan doa bersama ini juga digelar di 4000 rumah tahfidz yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ustad Yusuf Mansur, pendiri sekaligus pengasuh ponpes tahfidz Daarul Qur’an, dalam tausiyahnya sebelum doa bersama di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Ketapang, Tangerang, mengingatkan umat islam untuk tidak melupakan Allah swt dalam segala apapun.

“Kita boleh berusaha dan berikhtiar. Tapi jangan lupa sebelum memulai usaha kita berdoa dulu memohon kepada Allah swt, agar apa yang kita lakukan mendapat ridhonya” ujar ustad Yusuf Mansur.

Dai muda ini juga mengingatkan kepada umat islam untuk kembali melakukan introspeksi diri dan segera memperbaiki ketakwaan kepada Allah swt. Dalam surah Muhammad ayat 2, jelas Yusuf Mansur, bagi mereka yang mengerjakan kebajikan dan beriman kepada apa yang diturunkan lewat nabi Muhammad saw tidak hanya akan dihapus kesalahannya tetapi juga akan diperbaiki keadaannya.

“Jadi, mari kita barengi ikhtiar kita dengan meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah swt. Insya Allah dengan begitu kita dan juga Indonesia akan lebih baik dari saat ini” ujarnya.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..