Arsip Berita | Februari 2014
Sigab Daarul Qur'an Gelar Trauma Healing Bagi Pengungsi Sinabung

  12 Februari 2014    1,747

"Assalamualaikum, salam selamat dan sejahtera. Saling mendoakan, diantara kita jawablah. Waalaikumsalam". Bait lagu yang diajarkan oleh relawan santri siaga bencana (SIGAB) tersebut disambut dengan antusias oleh ratusan anak-anak pengungsi. Saling bersahutan mereka mengucapkan salam dan menjawabnya. Gembira begitu Nampak bagi anak-anak di pengungsian Maka Hauli Kabanjahe Tanah Karo.

Sejenak anak-anak ini melupakan derita yang telah mendera sejak lima bulan lalu saat gunung Sinabung meletus kembali setelah tahun 2010. Anak-anak muslim ini juga senang dengan kehadiran team SIGAB Daarul Qur’an yang membagikan berbagai hadiah jika mereka mampu menjawab pertanyaan. Nisa Ginting (4) tak bisa menyembunyikan kegembiraanya saat mendapatkan hadiah uang karena mampu menghafalkan surat Al Faatihah. Tak salah bila hari itu, hari gembiranya anak-anak Desa Gong Pinto yang merupakan desa dengan jumlah muslim terbesar di Kabupaten Karo.

Selain anak-anak, kaum ibu dan bapak juga mendapatkan penguatan keagamaan. Bukan hanya di pengungsian di Maka Hauli kota Kabanjahe, pengungsi di Masjid Istihror Berastagi dan Masjid Raya Kabanjahe pun mendapat bimbingan mental yang sama. Para pengungsi muslim di Kedua Masjid tersebut mendapatkan bimbingan keagamaan langsung dari Ustadz Yusuf Mansur. Rasa syukur mereka dihadiri saudara muslim yang jauh, mengalahkan rasa sedih bencana yang mendera.

“Maukah bapak-bapak dan ibu-ibu saya berikan doa agar dijauhkan dari bencana?” Tanya Ustadz Yusuf Mansur kepada sekitar 600 pengungsi di Masjid Raya Kabanjahe. Tanpa dikomando, seluruh pengungsi menjawab penuh antusias. Sejenak kemudian dibacakannya doa yang dimaksud, dengan mengulang-ulangnya. Para pengungsi pun mengikutinya dengan penuh khusyu.

Ustadz Yusuf juga selalu mengingatkan para pengungsi agar lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui sholat wajib dan sunnah serta ibadah lain seperti membaca Al Qur’an. “Terima Kasih Ustadz” Ungkap Haji Adnan selaku ketua MUI Tanah Karo. “Nasehatnya sangat tepat” beliau melanjutkan. “Saat kami di kampung kami malas sholat, bahkan saat mengungsi di Masjid, warga kami masih malas sholat juga”.

“Mudah-mudahan kehadiran kami memberi manfaat bagi perbaikan ibadah kita semua” Ungkap Mohammad Bilal Selaku Koordinator Sigab Daarul Qur’an. Selain bimbingan mental, Daarul Qur’an bersama mitra juga membantu logistik berupa pakaian muslim dan perlengkapan sholat. Uang tunai 100 juta diberikan kepada pengungsi untuk dipergunakan membantu memenuhi kebutuhan hidup



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..