Arsip Berita | April 2014
Renyahnya Tumpi Lereng Gunung Ungaran

  21 April 2014    3,145

“Alhamdulillah terima kasih banyak kepada Daarul Quran yang telah membantu pemberdayaan usaha kecil seperti kami, Berat, sungguh sangat berat awalnya Pak Ustadz”, itulah kata yang terucap dari mulut ibu Muawanah, single parent dengan 3 anak yang sudah beranjak dewasa.

Sorot matanya..
sayu ketika menceritakan awal mula merintis usaha ini. Pertengahan ramadhan 2000 awal mula titik balik kehidupannya, ketika malam selesai berbuka puasa tiba-tiba datang kabar yang sangat mengejutkan, suami, anak pertama dan 2 keponakanya mengalami kecelakaan yang sangat tragis di jalan..
raya magelang. Suami dan 2 keponakannya meninggal sedangkan anaknya selamat.

Malam itu langit seakan runtuh dan dunia seakan berhenti sampai disitu. Tapi beliau tidak menyerah dan berusaha bangkit dari keterpurukan, dengan dibantu oleh 2 karyawan tetapnya yang juga sama2 single parent,..
beliau berusaha tetap kuat dan tegar demi masa depan anak-anaknya.

Usaha yang beliau tekuni adalah pembuatan cemilan tumpi. Tumpi? Ya, tumpi merupakan kudapan khas Ungaran Kabupaten Semarang yang bisa ditemui ketika berkunjung ke Karangbolo.

Tumpi semacam peyek pada umumnya menggunakan topping. Namun..
yang membedakan tumpi menggunakan topping kacang hijau, kacang tanah atau rebon (udang kecil), Karena usaha yang berkembang ini, karangbolo disebut sebagai “Keripik Center”. Julukan ini didapat lantaran banyak sekali usaha keripik yang berkembang di karangbolo, bahkan setiap rumah terdapat produksi..
tumpi.

Di karangbolo terdapat banyak usaha yang berkembang, salah satunya adalah usaha pembuatan keripik dan tumpi, Ada banyak varian keripik dan tumpi yang bisa kamu cicipi di antaranya keripik tempe, bayam, tumpi kacang tanah, tumpi rebon, dan tumpi kacang ijo.

Ibu Muawanah..
dan anggota kelompok yang bekerja di rumahnya semakin optimis dengan usaha yang dijalankan. Selain penguatan modal usaha, Daarul Qur’an juga memberikan pembinaan melalui team program yang diturunkan. Optimisme semakin menyala saat kawasan Karangbolo dijadikan sebagai tujuan wisata oleh beberapa biro..
perjalanan. Tidaklah mengherankan jika wisatawan domestik pada hari libur berkunjung untuk membeli aneka keripik yang disajikan.


Para pengunjung sangat senang saat mereka diajarkan dan praktek langsung bagaimana cara membuat keripik.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..