Arsip Berita | Juli 2014
Bukber Bareng Penghafal Qur’an di Lapas Paledang

  18 Juli 2014    3,417

Dibalik keras dan angkuhnya tembok penjara ternyata ada insan-insan penuh kelembutan. Mereka berlomba mencari petunjuk dan menjemput hidayah Allah swt. Ada kebanggan tak terkira bagi yang berhasil meraihnya.

“Banyak yang mengira didalam penjara adalah kumpulan orang-orang kasar dan tak memiliki hati nurani” ujar Ali Mansur “Itu..
salah. Banyak dari mereka yang menjadikan penjara ini ibaratnya sebuah pesantren. Mereka belajar untuk lebih mendekat kepada Allah swt”

Ali Mansur dikenal sebagai seorang ustadz bagi banyak warga binaan didalam lembaga pemasyarakatan. Ia juga mantan ‘lulusan’ Lembaga Pemasyarakatan Paledang II A, Bogor. Ia menemukan kembali hidupnya..
di dalam ruangan berjeruji. Kini ia mencurahkan tenaga dan waktunya untuk membimbing sesama warga binaan.

Rasa kaget sekaligus kagum luar biasa yang muncul saat melihat warga binaan menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan musik marawis dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam kegiatan buka puasa bersama Daarul Qur’an..
yang bekerjasama dengan Wardah Cosmetics bersama 600 warga binaan lembaga pemasyarakatan kelas II A Paledang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/7).

“Subhanallah, luar biasa tergetar hati saya saat tadi melihat adinda Ahmad Sutisna melantukan ayat suci Al-Qur’an. Rasanya seperti berada di lingkungan pesantren” ujar ustadz Ahmad Nasihin..
dari Daarul Qur’an.

“Alhamdulillah, didalam lapas ini kami diberikan kesempatan untuk menyadari kesalahan yang kami lakukan untuk selanjutnya mengubahnya menjadi yang lebih baik” ujar Amir, bukan nama sebenarnya, yang masuk ke Paledang karena kasus narkoba ini.

“Banyak dari mereka yang sangat ingin mengubah hidupnya setelah masuk ke..
dalam lembaga pemasyarakatan. Tapi kadang terkendala pada tenaga-tenaga pengajar. Saya melihat lembaga pemasyarakatan sebagai medan dakwah yang belum tergarap dengan baik” ujar Ali.

Buka puasa bersama ini merupakan rangkaian kegiatan “Buka Puasa Bersama Sejuta Santri Penghafal Qur’an” yang rutin diadakan oleh Daarul Qur’an saat bulan Ramadhan.

Kegiatan..
buka puasa bersama dibuka dengan penampilan tim marawis Al-Awabin yang merupakan akronim dari Anak Warga Binaan. Tim marawis yang sudah terbentuk sejak tahun 2008 ini ternyata sudah tampil dihadapan banyak pejabat negara.

“Alhamdulillah, Kalapas juga memberikan kami kemudahan untuk tampil di luar LP. Senang rasanya kami..
bisa menunjukkan prestasi kami didepan banyak orang” ujar Amir.

Kekompakan tim marawis Al-Awabin ini mengundang todongan dari rekannya dan juga Kalapas Asep Syarifudin untuk membawakan beberapa lagu lagi. Akhirnya, meski tanpa persiapan mereka pun kembali ke panggung untuk membawakan dua lagi.

Acara pun dilanjutkan dengan sambutan dari..
Kalapas Asep Syarifudin. Dalam sambutannya Asep mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan seperti ini. Kegiatan seperti ini akan membantu meningkatkan kepercayaan diri warga binaan jika nanti sudah bebas dan berkiprah di masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Ahmad Nasihin. Ustadz nasihin..
memberikan motivasi kepada warga binaan untul lebih dekat dan mau menghafal Al-Qur’an. Dengan bahasa yang gaul dan menghibur membuat warga binaan begitu antusias mendengarkan tausiyah ustadz muda ini.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama sesaat Adzan Maghrib berkumandang dimana sebelumnya dibacakan doa penutup.

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..