Arsip Berita | September 2014
Ratusan Peserta Ikuti Seleksi Masuk STIMIK Antar Bangsa

  25 September 2014    1,970

“Serius, mau kuliah disini?” ujar Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara Anwar Sani dihadapan ratusan peserta seleksi beasiswa STIMIK Antar Bangsa.

“Serius” ujar para peserta serempak

Tahun ini kembali STIMIK Antar Bangsa yang merupakan kerjasama antar kampus Bina Sarana Informatikan dengan Daarul Qur’an,..
membuka penerimaan calon santri baru. Ratusan calon santri sudah mendaftar untuk memperebutkan jatah 30 kursi yang dibuka oleh pihak kampus. Seleksi diadakan di kampus BSI yang berada di Jalan Jombang Raya, Ciledug, Tangerang.

STIMIK Antar Bangsa merupakan ikhtiar Daarul Qur’an dalam..
menciptakan sumber daya manusia yang melek teknologi dan informasi sekaligus menjadi seorang pengahafal Al-Qur’an. Nantinya para lulusan disini diharapkan akan menjadi tenaga profesional yang juga memiliki wawasan Al-Qur’an.

“Saat ini dan kedepannya teknologi informasi akan menjadi sentral dalam kehidupan manusia. Jika,..
kita umat islam tidak menyiakn ini jauh-jauh hari maka bisa jadi kita akan tertindas. Maka itu STIMIK ini didirikan untuk menjadikan umat Islam sebagai pemegang kejayaan” ujar Anwar Sani.

Dalam kesempatan tersebut Anwar Sani pun mengatakan saat ini Daarul Qur’an sudah..
memiliki tiga stasiun televisi yang bisa diakses lewat streaming internet maupun parabola. DaquTV, Tahfidz TV dan YMTV dibuat dengan semangat untuk memberikan informasi yang berkualitas dan bersifat tuntunan bagi umat Islam.

“Maka itu saya berharap jika nantinya para peserta seleksi ini..
masuk dan terpilih harus bersungguh-sungguh baik dalam belajar akademik kampus maupun menghafal Al-Qur’annya”


Nantinya, para peserta yang terpilih selain akan mendapatkan beasiswa pendidikan dengan jenjang Strata-1 (S1) mereka juga akan ditempatkan dirumah tahfidz untuk program hafalan Al-Qur’an dan aplikasi Daqu..
Method seperti shalat wajib tepat waktu, shalat malam, shalat duha, puasa sunnah dan sedekah.

“Para santrinya nantinya diberikan target untuk setiap tahunnya mampu menghafal sebanyak lima juz” ujar penanggung jawab rumah tahfidz Ustadz Muhammad Nasihin.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..