Arsip Berita | Januari 2015
Din Syamsuddin : Gerakan Menghafal Al-Qur’an Tumbuh Luar Biasa di Indonesia

  22 Januari 2015    3,143

Gerakan menghafal Al-Qur’an di Indonesia terus berkembang. Tidak hanya dilingkungan pesantran namun gerakan ini juga telah masuk kepelosok-pelosok kampung. Kini tidak jarang kita jumpai para penghafal Qur’an yang muncul dari sekolah-sekolah non pesantren tahfidz.

Hal ini diakui oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin kala memberikan tausiyah dalam acara peringatan..
maulid nabi Muhammad saw di Rumah Tahfidz An-Najm yang dikelola oleh Faidal Yuri Bintang di bilangan Meruya, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Din yang juga merupakan ketua ormas Muhammadiyah mengaku bangga dengan perkembangan dunia menghafal Al-Qur’an di Indonesia saat ini. Ia pun berharap kedepannya akan semakin banyak anak-anak Indonesia yang menjadi..
penghafal Al-Qur’an.

“Fenomena ini merupakan mukjizat luar biasa dari Allah swt kepada masyarakat muslim Indonesia. Saya teringat diawal - awal tahun 80-an saat gerakan dakwah harus tiarap ditengah derasnya arus ingin menenggelamkan islam” ujar Din.

“Namun, Alhamdulillah dengan berbagai cara umat Islam Indonesia terus aktif dalam berdakwah. Ajaibnya kampus yang diawasi ketat..
dalam kegiatan politik mampu menjadi basis dalam tumbuhnya dakwah Islam” tambahnya.

Sebagai ketua MUI, Din menambahkan, ia memberikan apresiasi yang sangat besar kepada ustadz Yusuf Mansur dengan gerakan Program Pembibitan Penghafal Al-Qur’an (PPPA) yang setiap tahunnya mampu menggelar acara Wisuda Akbar dengan menghadirkan puluhan ribu penghafal Al-Qur’an dari mulai anak-anak hingga..
orang dewasa di Stadion Gelora Bung Karno.

“Jadi, satu hari setelah acara tersebut saya mendapat telepon dari para duta besar negara-negara timur tengah yang mengucapkan terima kasih dan menyampaikan kekagumannya atas acara tersebut” ujar Din.

“Padahal saya sendiri ketika itu tidak mengikuti acara seutuhnya karena ada kegiatan lain yang juga harus saya..
hadiri” tambahnya.

Ia pun berharap gerakan ini bisa terus tumbuh dan berkembang. Menghafal Al-Qur’an sebetulnya tidaklah susah seperti yang dibayangkan. Bila kita sudah menghafalnya pasti akan terus melekat didalam ingatan.

“Saya memiliki seorang sahabat yang aktif berdakwah di Belanda. Suatu ketika ia stroke dan sangat sulit untuk berbicara. Namun, ketika saya menjenguknya..
dengan fasih ia masih bisa melafalkan Al-Fatihah sebaik dan selancar saat ia sehat. Ini bukti hafalan Al-Qur’an yang kita punya inshaa Allah akan terjaga” ujar Din.

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..