Arsip Berita | Maret 2015
Bijak Menggunakan Air

  23 Maret 2015    1,604

Apa yang ada dibayangan saat mendengar kata Air? banyak pastinya mulai dari untuk minum, mencuci, mandi dan sebagainya. Namun, yang pasti air merupakan sumber penting kehidupan manusia. Jika tan[a Tanpa makanan tubuh manusia bisa bertahan berminggu-minggu. Sementara tubuh manusia hanya dapat bertahan beberapa hari saja jika kekurangan air.

Nah, tahukah jika..
setiap tanggal 22 Maret diperingati sebagai hari air sedunia? Nah, hari air sedunia ini ditetapkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai sebuah kampanye global akan pentingnya air bagi kehidupan serta perlindungan dan pengelolaan sumber daya air yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kini dunia kita yang besar ini sedang menghadapi apa yang disebut dengan..
krisis air. Sebuah penelitian menyebutkan saatu dari empat orang di dunia kekurangan air minum. Sedangkan satu dari tiga orang tidak dapat sanitasi layak. Jika ini terus berlanjut dan tidak ada solusinya maka diperkirakan pada 2050, dua pertiga warga dunia kekurangan air.

Riset yang dilakukan Urban Water Blueprint yang dirilis The Nature..
Conservancy (TNC) membuat kita harus mengerutkan dahi lagi. Riset itu menyebutkan Jakarta masuk dalam daftar lima kota di kawasan Asia Pasifik yang rawan kekurangan dan pencemaran air.

Nah, kalau sudah begini maka dibutuhkan kesadaran kita bersama untuk lebih bijak menggunakan air. Teladan kita, Rasulullah saw telah mengajarkan pentingnya untuk bijak dalam..
menggunakan air.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan air satu mud, dan mandi dengan air satu sha’, hingga 5 mud.” (HR. Muslim)

Satu mud adalah ukuran air ditampungan kedua tangan kita jika kedua tangan kita dirapatakan sebagaimana berdoa. Satu sha’ adalah empat mud.

Dalam buku Shifat..
Wudhu Nabi, Fahd bin Abdurrahman Ad-Dausri menuliskan, “Jika Engkau –saudaraku muslim- merenungkan hadits ini dengan baik, maka Engkau akan tercengang dengan apa yang dilakukan oleh sebagian orang di jaman kita ini ketika mereka membuka keran air untuk berwudhu sambil terkadang bercakap-cakap dengan teman di dekatnya sedangkan air terus mengalir (keran..
tidak ditutup). Betapa borosnya tindakan ini! Bertakwalah kepada Allah. Renungkanlah hadits ini dan jadikanlah hadits ini di depan penglihatanmu. Ikutilah sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kesederhanaan dan tidak berlebih-lebihan (menggunakan air), sehingga tampaklah ittiba’ (mengikuti petunjuk Nabi) dan keimanan seorang muslim yang sebenarnya”

Selain saat berwudhu dan mandi kita..
juga bisa menghemat air dengan tidak membiarkan keran wastafel mengalir sementara kita asyik menyikat gigi dan berbagai hal lainnya.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..