Arsip Berita | September 2015
Puluhan Pasangan Pemulung Ikuti Nikah Massal

  09 September 2015    2,255

Puluhan Pasangan Pemulung Ikuti Nikah Massal

Jumat, 4 September lalu, puluhan pasangan pemulung Bantar Gebang Bekasi menjalani sidang. Alih-alih tegang, mereka malah sumringah senang. Sebab, ini bukan sidang perkara kriminal, melainkan sidang itsbat pernikahan.

"Alhamdulillah, kami sangat senang. Akhirnya punya akta nikah," kata para peserta usai menjalani prosesi pernikahan yang dipandu petugas kantor catatan sipil setempat.

Peserta kegirangan lantaran selama..
ini mereka tak memiliki akta nikah. Kini, mereka tak lagi khawatir jika ditanyai tentang keabsahan status pernikahan mereka menurut hukum positif.

Contohnya pasangan suami-istri Endong dan Nina Nindiawati. Mereka telah menikah sejak 1993 silam. Kini, mereka memiliki empat orang anak. Namun, lantaran pernikahan Endong-Nina berlangsung di bawah tangan (sirri), keluarga mereka tidak memiliki dokumentasi kependudukan seperti akta nikah dan KK. Sampai..
kemudian mereka mengikuti prosesi nikah massal secara gratis.

"Alhamdulillah, saat ini kami benar-benar senang sekali. Tidak bisa diungkapkan pokoknya," ujar Endong dan Nina yang tak henti tersenyum usai menjalani sidang itsbat.

Endong mengakui, akta nikah memang sangat penting. Tapi, alasannya tidak membuatnya bukan karena tidak ingin, melainkan ‘’ribet’’ dan tidak adanya biaya pada saat itu.

Sama halnya dengan yang dirasakan Ubaedillah dan Iam,..
suami-istri yang telah menikah pada 1971. Meski sudah memiliki tujuh cucu dari tiga anak, mereka tetap antusias untuk mempunyai akta nikah.

Kini, pada akhirnya memiliki akta pernikahan.
"Sekarang sudah punya akta, mudah-mudahan kalau ada rezeki pergi haji atau umrah tidak perlu bingung lagi mengurusnya," pungkasnya dengan hiasan senyuman di antara kulit wajah yang sudah mulai berkeriput.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Muhammad..
Anwar Sani mengungkapkan, acara ini adalah limpahan keberkahan Allah. Sebuah kebaikan yang dipertemukan oleh Allah yang Maha Baik diantara jutaan niat baik dari semua hamba-Nya.

Dalam Itsbat dan Nikah Massal ini Allah mempertemukan donatur PPPA Daarul Qur'an dan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah sebagai jembatan atas karunia-Nya. Mengingat, ada yang ingin menikah, tetapi tidak memiliki biaya. Ada pula yang sudah menikah..
tetapi, tidak memiliki biaya untuk surat nikah.

Kepala Yayasan Hasanah Titik, Bambang Sutrisno berkata, "Itsbat dan Nikah Massal ini merupakan sinergi tahap kedua yang sebelumnya pernah diselenggarakan bersama dalam Itsbat dan Nikah Massal di Bandung, Maret lalu."

Ia menandaskan, program ini penting buat masyarakat dhuafa, karena menyangkut urusan kehidupan demografi mereka.

Program ini juga sebagai dorongan kesadaran kepada masyarakat. Untuk tahu pentingnya pengakuan..
status pernikahan di hadapan negara.

"InsyaAllah, program Itsbat dan Nikah Massal akan terselenggara di empat kota lainnya. Setelah Bekasi ada Garut, Solo, Banyuwangi, dan Bali," ungkap Bambang.

Direktuk Eksekutif, Darmawan Eko Setiadi berharap, dengan terlaksananya Itsbat dan Nikah Massal ini. Puluhan orang tua itu tidak akan merasa khawatir lagi dan dapat menjalani kehidupan dengan hasanah.

Dengan lengkapnya dokumen di dalam keluarga yang diakui..
oleh negara. InsyaAllah, akan memberikan kemudahan bagi anak di masa datang. Mengingat, semua yang ada pada saat ini membutuhkan dokumen yang diakui oleh negara. Disamping memberikan suasanan yang baik secara agama maupun kenegaraan.

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..