Arsip Berita | Juni 2016
Wisuda Tahfidz Kampung Qur'an Jailolo

  24 Juni 2016    1,794

 

Tak terasa sudah enam bulan, santri Kampung Qur'an Jailolo belajar dan menghafal Alqur'an. Kemarin (23/6), pada Ramadan ke 19, para santri yang telah menghafal juz 30, melangsungkan Wisuda Tahfidz pertama mereka.

Dengan hentakan tari Soya-soya..

khas Maluku Utara, perhelatan yang menggembirakan warga Jailolo ini dimulai. Haru dan bangga menyelimuti agenda malam hari itu. Ratusan pasang mata berbinar, tersenyum melihat putra-putri mereka perlahan menjadi pecinta Alqur'an.

Usai terhibur dengan tarian daerah, naiklah lima santri yang..

khatam menghafal juz 30. Mereka adalah, Iman Yamin (16) yang tengah duduk di bangku kelas 2 SMA, Ardian Alwi dan Risal Lek (15) di bangku kelas 1 SMA, Fardelina Alwi (13) di bangku kelas 2 SMP dan Risaldi Alwi (20)..
telah lulus SMA. Mereka mendawamkan, surah Al Mutafifin di hadapan ratusan warga yang hadir saat itu.

"Subhanallah, haru melihat mereka maju ke depan dan mendawamkan hafalannya. Tak menyangka dalam waktu dekat telah menghafal Juz 30," ujar Pembimbing Rumah Tahfidz,..

Kampung Qur'an Jailolo, ustad Nur Ariyatno.

Selain mereka, tambah ia, masih banyak santri yang hampir menghafal juz 30. Bukan belasan tetapi puluhan, mengingat santri yang tengah dibinanya ini hampir berjumlah 100 orang. Mayoritas masih duduk di bangku kelas 3..

SD hingga 3 SMA.

Meskipun begitu, semangat para santri dalam menghafal tak terukur dengan usia mereka saat ini. Melihat, pesat dan giatnya mereka dalam menghafal Alqur'an, tiada hari tanpa menghafal Alqur'an.

"Sebenarnya, anak-anak di sini cerdas-cerdas, hanya saja..

memang membutuhkan bimbingan yang lebih intensif. InsyaAllah, akan lebih luar biasa lagi," ungkap pria yang disapa akrab Aryo ini. Alhamdulillah, lanjut ia, hadirnya PPPA Daarul Qur'an membawa kegemberiaan dan mendorong semangat mereka untuk menghafal Alqur'an.

Dengan diadakannya Wisuda Tahfidz,..

berharap dapat memberikan motivasi kepada santri dan warga Kampung Qur'an Jailolo. Disamping, sebagai bentuk syiar di Jailolo, khususnya di Desa Bobanehena.

Selain, para santri, orang tua dan warga. Dihadiri pula oleh Pak Kepala Desa, Camat, Perwakilan Wilayah Kementerian Agama,..

tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. Tak tertinggal, ustad dari Ternate untuk memberikan tausyiah tentang Nuzulul Qur'an.

Ia menceritakan, orang tua para santri sangat mendukung kegiatan mereka menghafal Alqur'an. Bahkan, mereka pun tak ingin tertinggal dan meminta untuk..

dibentuk majelis-majelis taklim, agar bisa belajar Alqur'an juga. "Alhamdulillah, saat ini sudah berjalan 2 majelis taklim. InsyaAllah, ba'da Ramadan akan dimulai 1 majelis taklim lagi."

Pria yang selalu berpesan, agar selalu menjaga kedisiplinan dan tertib dalam menghafal, kepada para..

santri ini berkata," bagi saya mereka adalah mutiara-mutiara timur yang masih tersembunyi. Oleh karenanya, harus dibuka cangkang mereka agar terlihat keindahan mereka."

 

 

 

 

 

 

 

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita terakhir lainnya pada periode ini ..