Arsip Berita | Juli 2016
Semangat Belajar Bersama MoQu

  27 Juli 2016    1,453

Disaat sebagian warga Jakarta mengeluh dengan adanya kemacetan yang menjadi pemandangan lumrah. Disaat yang sama pula waktu terus berputar, tak ada waktu untuk menyesali dan saling menyalahkan.

Sekalipun demikian, Mobile Qur'an (MoQu) tetap dengan misinya, yaitu mendakwahkan Alqur'an. Melewati kerumunan kuda besi..

di sepanjang jalan, di bawah terik matahari siang, sama sekali tak menjadi masalah.

Akhirnya, ba'da Ashar, Tim MoQu tiba di suatu tempat, masih di bilangan Jakarta. Ialah Masjid Al-Ikhlas, Komplek Departemen Kesehatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/7).

Bukan tanpa maksud Tim MoQu..

menyambangi salah satu masjid terbesar di sana. Melainkan, untuk menyapa dan bersua dengan anak-anak dari Taman Pendidikan Alqur'an (TPA) Al-Ikhlas.

Koordinator MoQu, Dena Fadillah, berkata, "setibanya di lokasi, anak-anak dari usia lima hingga belasan tahun langsung menyerbu mobil MoQu. Tak sabar, mereka menyergap buku-buku..

yang sudah disediakan, tepat di rak mobil MoQu."

Sembari menunggu persiapan, para peserta nampak sangat menikmati buku bacaannya. Beberapa dari mereka bertukar buku dan berbincang tentang buku yang dibacanya.

Alhamdulillah, pada pukul 16.30 WIB, MoQu pun dimulai. Mereka mulai terhibur tatkala Trainer MoQu..

mulai bertingkah kocak. Sesekali, suara kuda, kambing, ayam hingga monyet ditirukannya untuk mengocok perut anak-anak.

Tak mau menunggu senja datang, dongeng pun mulai dibawakan oleh trainer MoQu. Kali ini, kisah Ulat dan Belalang.

"Dikisahkan, belalang sering mengejek ulat karena fisiknya. Namun belalang pun..

kaget bukan kepalang ketika melihat ulat turun dari pohon setelah 30 hari ia berpuasa. Sang belalang pun meminta maaf kepada ulat karena perbuatan tak baiknya itu," terang Dena.

Ia menambahkan, beberapa peserta kemudian mereka ajak untuk menunjukkan kebolehannya. Seperti Hafidz, Alhamdulillah, ia berhasil mendawamkan..

awal surah Al-Waqiah. Sebagai hadiah, Hafidz pun mendapatkan Alqur'an dari Tim MoQu.

Serasa langit mulai berwarna jingga, film inspiratif dari MoQu pun diputar. Dengan judul "Surga di telapak kaki Ibu", Tim MoQu membuat anak-anak terbengong dan meresapi pesan dari film tersebut.

Tepat sebelum..

Adzan sholat Maghrib, parade hiburan edukatif dari MoQu pun diakhiri. "Alhamdulillah, walaupun sedikit terbatas oleh waktu. MoQu tetap dapat menghibur anak-anak," imbuh lelaki 24 tahun ini.

Ternyata, TPA Al-Ikhlas sendiri sengaja mengundang MoQu dengan berbagai alasan. Salah satunya dijelaskan oleh Ustad Ahmad Wahyudi (25),..

salah seorang pengajar. Ia berkata, "setelah menjalani libur lama, kami berinisiatif untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak dengan mengundang Mobile Qur'an."

Pemuda asal Cilacap ini mengatakan, setelah mengikuti rangkaian MoQu tadi, Alhamdulillah anak-anak menyukainya. Banyak hal positif dan hiburan yang dapat anak-anak nikmati.

Ternyata,..

sudah sejak lama TPA ini menerapkan pendidikan Tahfidz untuk anak-anak didiknya. Begitu yang disampaikan oleh Ustad Lukman Farhin (22), menurutnya sejak pertama kali ia mengajar pada 2013 silam, Tahfidz di sana sudah mulai berjalan.

"InsyaAllah, kami akan mengembangkan cara mengajar yang variatif sekaligus menyenangkan..

dari MoQu. Karena, terlihat anak-anak sangat menyukainya," tuturnya.

Ucapan terima kasih pun dilengkapi oleh Ustadah Meida, yang berkata, "atas nama TPA Al-Ikhlas, saya berterima kasih kepada PPPA Daarul Qur'an dan Mobile Qur'an. Semoga berkah, dan, selalu dilindungi oleh Allah SWT dalam setiap dakwahnya, Aamiin."

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..