Arsip Berita | Januari 2017
Dzikir Munajat Untuk Indonesia

  10 Januari 2017    1,928

 

Sudah tak ayal, masyarakat berbondong-bondong menuju pusat kota menjelang tahun baru. Memeriahkan malam dengan berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Ramai, sesak, macet dan kembang api menjadi pemandangan yang tak asing. Tawa, canda, kesenangan, asa dan harap dipastika menghiasi seisi pusat kota..

malam itu.

Lihat saja, sejak sore Jalan Sudirman, Yogyakarta sudah dipernuhi dengan kuda besi beroda empat dan dua. Warga lokal dan asing seakan tak ingin ketinggalan peristiwa pergantian tahun di tengah kota, Malioboro.

Ditengah antusiasme warga menyambut pergantian baru, ada beberapa pemuda tengah..

sibuk bolak-balik membopong barang-barang. Ada, karpet, meja, kain, bahkan sound system, semuanya dibawa masuk ke Masjid UIN Sunan Kalijaga. Lokasinya sekitar 200 meter ke selatan dari Malioboro.

Nampak spanduk besar bertuliskan Dzikir Akbar “Nyata Untuk Indonesia” di depan masjid. Ya, sepertinya hendak menyelenggarakan Dzikir..

Akbar, agenda akhir tahun yang rutin dilangsungkan PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta. Diinfokan, kegiatan akan dimulai ba’da Isya.

Tak hanya meriahnya kembang api, tetapi khusyunya do’a pun terselenggara di kota pelajar ini. Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, Maulana Kurnia Putra mengatakan, agenda tersebut dimasukkan..

untuk mengajak mayarakat Jogja dan sekitarnya untuk merefleksikan diri sepanjang 2016 ini.

Alhamdulillah, dalam kesempatan ini Ustad Sholihuddin Al-Hafidz menyampaikan tausyiahnya tentang ‘Alqur’an dan Ukhuwah’. Selain itu, hadir pula Ustad Kustriyanto dengan tausyiahnya terkait ‘Menjadi Manusia yang Bertanggungjawab’.

Nampak, masyarakat Yogyakarta mulai memenuhi..

ruang utama dan selasar masjid sejak Maghrib berkumandang. Berbagai kendaraan pun mulai memenuhi ruang parker yang disediakan, hingga tak ada yang tersisa.

Isya pun tiba, langit malam telah dipenuhi dengan kembang api yang berwarna-warni dan semakin banyak jamaah yang berdatangan. Sekiranya, lebih dari 300..

jamaah duduk bersila memenuhi seluruh sisi Masjid Sunan Kalijaga.

Dengan lantunan surah Al-Mulk yang didawamkan seorang santri Rumah Tahfidz binaan PPPA Daarul Qur’an, kegiatan Dzikir Akbar dimulai. Kemudian dilanjutkan dengan film pendek perjalana program dakwah dan sosial kemanusiaan yang digulirkan PPPA Daarul Qur’an sepanjang..

2016 ini.

Seketika jamaah berdecak, beberapa pun saling berbisik, menyimak lebih dari 56 ribu penerima manfaat program yang tersebar di 34 propinsi maupun di luar negeri. Sesungguhnya, tanpa doa dan dukungan masyarakat Indonesia hal ini tidak mudah dilakukan.

Mengingat, membangun Indonesia dengan Alqur’an..

tidak bisa dilakukan satu lembaga atau seorang saja. Tapi, dibutuhkan pula dukungan dari bangsa dan negera ini pula. InsyaAllah, 2017 akan semakin bermanfaat dan lebih baik.

Ust. Sholihudin al-Hafidz menerangkan, Muslim dan Mukmin adalah satu tubuh, tidak berbatas negara dan budaya. Untuk menjadi Muslim..

dan Mukmin yang baik kepada saudaranya, maka diperlukan 4 hal yaitu ta’aruf (mengenal), ta’awun (saling membantu), takaful (saling menolong), dan tafahum (saling memahami). Aleppo dan Aceh menjadi amtsal juga kiyas tentang urgensi ukhuwwah. Jamaah terdiam, doa terpanjat, dan air mata menetes untuk para saudara Muslim..
di tempat dan keberuntungan yang berbeda.

Dzikir Munajat malam itu menjadi syahdu. Ustadz Sholihudin al-Hafidz mengajak intropeksi. Lirih suara beratnya membangun suasana akrab para jamaah. Segala doa terucapkan para jamaah di antara air mata penyesalan diri hari ini, dan optimisme hari esok lebih baik..

untuk semua Muslim dan Mukmin di dunia. Semoga, lirih Dzikir Munajat kali ini menjadi bagian dari doa dan harapan yang menembus langit di antara riuh petasan dan kembang api di langit malam tahun baru 2017 Yogyakarta. Aamiin.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita terakhir lainnya pada periode ini ..