Arsip Berita | Januari 2017
Yusuf Mansur : Sebaik-baiknya Dakwah adalah dengan Perilaku dan Contoh

  25 Januari 2017    2,766

Bandung - Yayasan Daarul Qur'an menggelar Rapat Kerja Nasional di Hotel Baliworld, 23-24 Januari lalu. Gelaran ini mengangkat tema besar "Menguatkan Sinergi, Membangun Kemandirian" sebagai langkah besar program kerja sepanjang tahun 2017.

Pendiri Daarul Qur'an Ustadz Yusuf Mansyur yang hadir dalam acara ini menyampaikan pesan dan..
nilai-nilai kerja yang harus diutamakan para peserta rapat. Ia juga menyemangati segenap jajaran Daarul Qur'an dalam menjalankan tugas dan gerakan dakwah.

Menurutnya, telah menjadi sunatullah bahwa sesuatu itu akan dimulai dari nol lalu membesar dan tiada. Inilah yang membedakan dalam Islam, meski sudah ada pada tahap..
tiada, amal salih akan terus bergulir. 

"Siklus itu sunatullah tinggal bagaimana kita akan mengambil pelajaran saat lembaga tidak berada dalam posisi atas. Bangun kaderisasi dan berhenti sejenak untuk evaluasi dan refreshing agar apa yang akan kita lakukan setelah itu dilakukan dengan tenaga dan semangat baru yang..
lebih segar," ujarnya.

Ustadz YM sapaan akrabnya, mengajak para peserta terus menanamkan Daqu Method yang salah satunya adalah mengerjakan salat sunnah. Menurutnya, segenap jajaran yang ada di dalam Daarul Qur'an jangan hanya menyerukan tapi menjalankannya.

"Ingat, sebaik-baik dakwah adalah dengan perilaku dan contoh. Maka sebelum kita mengajak..
orang luar kuatkan dulu pada diri kita pelaksanaan Daqu Methode ini. Periksa shalat duhanya, shalat wajib dan sunahnya, dan lain-lain," tuturnya.

Ia juga mengimbau para peserta punya visi yang jauh ke depan dalam segala tindakan dan cita-cita. Impian Yusuf Mansur ialah Daarul Qur'an bisa Go Internasional.

"Tanamkan..
pada diri kita untuk selalu Go Global. Meski saat ini sedang membangun Daqu Jambi misalnya kita jangan berhenti di sana. Pikirkan juga bagaimana Daqu bisa berdiri di Singapura atau negara lainnya. Dengan tekad yang tertanam itu nanti akan terbawa dalam keseharian kita baik semangat dan..
perilaku," ucapnya.

Ia mengamanatkan segenap keluar besar Daarul Qur’an untuk selalu mencintai produk-produk Daarul Qur’an. Banyak produk yang sudah dihasilkan seperti paytren, air mineral Aqudo dan lainnya. 

"Kita harus pede dengan produk yang kita hasilkan sendiri. Gimana kita mau nawarkan ke orang lain jika kita tidak menggunakan,"..
ujarnya.

Yusuf Mansur juga berpesan agar Pesantren Daarul Qur’an utamanya Ketapang dan Cikarang dijadikan role model pendidikan tahfizh.

Turut hadir dalam acara ini para unit kerja yang tergabung dalam holding Yayasan Daarul Qur'an yakni Ketua I Direktorat Pendidikan dan Dakwah Ustadz Ahmad Jameel, Ketua II Direktorat Sosial dan Sumber..
Daya Ustadz Anwar Sani, Ketua III Direktorat Bisnis dan Keuangan Ustadz Tarmidzi Ashidiq.

Hadir pula pimpinan lembaga otonom Daarul Qur'an seperti PPPA Daarul Qur'an, Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an, Paytren, Daqu Bisnis Nusantara, Daqu Agrotech, Daqu Sehat, Daqu Travel, Wisatahati Bisnis School, STMIK Antar Bangsa, Daqu Sehat dan Quis..
Daarul Qur'an.

Dalam perjalanan dakwah ada tiga pilar yang menjadi konsentrasi Yayasan Daarul Qur’an yakni bidang pendidikan dan dakwah, bidang sosial dan sumber daya manusia serta bidang pembangunan ekonomi. Ketiga pilar ini berangkat dengan satu misi besar yakni mencetak generasi Qur’ani di Indonesia. 

"Alhamdulillah hingga memasuki tahun..
ke 13 kiprahnya sejumlah program berbasis penghafal Al-Qur’an terus kami gulirkan dan Insya Allah kedepan akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjadi penghafal Al-Qur’an dalam segala lini," ujar Ketua Daarul Qur’an Tarmizi Ashidiq.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..