Arsip Berita | Februari 2017
Panggilan ke Tanah Suci

  17 Februari 2017    3,844

Ayu Fajar Lestari (16) remaja belia tunanetra yang begitu mencintai Alqur'an. Bagaimana tidak, sejak usia dua tahun ia sudah belajar menghafal Qur'an. Fisiknya memang tak sempurna. Tapi semangatnya begitu kuat menghafal Alqur'an.

Meski usianya saat ini dapat dibilang masih remaja, Ayu..
adalah anak yang sangat rajin beribadah. Ia segera bergegas melaksanakan salat berjamaah ketika adzan Shubuh berkumandang. Ayu juga selalu bangun sebelum salat Shubuh untuk melaksanakan Tahajjud. Puasa Senin Kamis dan Yaumul Bait pun tak pernah ia tinggalkan.

Allah memang Maha Adil,..
meski Ayu tak bisa melihat indahnya dunia seperti manusia normal lainnya. Namun, mata hati dan pikiriannya cepat menangkap setiap huruf, ayat dan surat yang diajarkan sang nenek saat menghafal Qur'an. Kini, Ayu sudah menghafal 30 juz. Boleh jadi mata Ayu..
buta tak seberuntung gadis seusianya tapi hati Ayu tak boleh menjadi buta, tekad itulah yang mendorong Ayu menjadi penghafal Alqur'an.

Ya, Ayu sangat mudah menghafal Qur'an. Hanya dengan menyebutkan nama surat, turunan surat dan disebutkan jumlah ayat, butir-butir ayat, satu persatu..
ia hafalkan. Biasanya, tiga kali dibacakan Ayu sudah hafal. Namun jika suratnya panjang, bisa sampai lima kali. Begitu seterusnya sampai selesai.

Ayu yang kini bersekolah di Panti Tunanetra Terpadu Aisyiyah Ponorogo terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Orang tuanya hanya bekerja..
sebagai penjual nasi goreng di perempatan Bandar Kediri. Dia punya seorang adik bernama Layla Roudhotul Hidayah.

Namun, kemampuan Ayu tak lepas dari perjuangan orang tua yang rela naik sepeda sepanjang 8 KM, membeli Alqur'an agar anaknya bisa menghafal. Kemudian sang nenek..
yang tak bisa membaca tulisan Arab tapi tetap dengan sabar mengajarkan Ayu menghafal.

Alhamdulillah Allah mengatur rencana indah, pada pertengahan 2016 lalu Ayu dipertemukan dengan Ustadz Yusuf Mansur. Ia terkagum dengan kemampuan Ayu yang mampu menghafal 30 juz. Segala macam tes..
mulai dari menyambung potongan ayat, menyebutkan surat yang dibacakan dapat dilalui Ayu dengan mudah. Kekaguman Ustadz Yusuf Mansur ini membawa Ayu ke perhelatan Akbar tahunan yang digelar PPPA Daarul Qur'an yaitu "Wisuda Akbar 7" di Istiqlal.

Siapapun akan tergugah melihat kemampuan..
Ayu menghafal. Suaranya pun begitu merdu saat melantunkan ayat-ayat suci Alqur'an. Semakin lama ia membaca akan semakin membuat hati yang mendengarkan bergetar.

Atas izin Allah, Ayu mendapat panggilan ke tanah suci untuk melakukan perjalanan umrah. Atas kemampuan yang Ayu miliki menginspirasi..
PPPA Daarul Qur'an untuk menggulirkan Program "Sedekah Umrah". Program Sedekah Umrah dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada para hafidz Qur'an, dengan segala keterbatasan, pengabdian dan semangat memuliakan Alqur'an.

Program ini juga diberikan kepada mereka para pejuang dakwah Qur'an yaitu para pengajar pesantren,..
guru ngaji dan pembimbing Rumah Tahfidz yang punya mimpi berangkat ke Tanah Suci namun tak punya biaya. Program ini sudah berjalan sejak 2009 lalu, dan kini masyarakat luas dapat terlibat menjadi dermawan yang kelak akan mendapat kemuliaan pahala umrah.

Ayu sendiri..
rencananya akan berangkat umrah pada 13 Maret 2017 bersama Ustadz Yusuf Mansur, nenek Ayu, seorang pendamping dan guru Ayu di Panti Tunanetra Terpadu Aisyiyah Ponorogo. Puluhan jemaah lainnya yang merupakan hafidz Qur'an juga akan diberangkatkan.

Program "Sedekah Umrah" ini berjalan atas..
dukungan dari para donatur yang mengamanahkan sedekahnya kepada PPPA Daarul Qur'an. Semoga setiap amal yang dikeluarkan menjadi berkah untuk donatur.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..