Arsip Berita | April 2017
Trophy Pertama Oe Ue

  12 April 2017    1,551

Haru dan bahagia menyelimuti warga Kampung Qur'an Oe Ue, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut kedatangan utusan santri mereka. Ini menjadi sejarah baru bagi peradaban Islam di Kampung Qur’an Oe Ue yang telah didirikan PPPA Daarul Qur’an 2012 lalu.

Salah..
satu santri meraih Juara di perhelatan Qur'an Tahunan yang diselenggarakan pemerintahan NTT pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-24. Acara ini diselenggarakan Maret lalu, diikuti 72 peserta berasal dari 21 Kabupaten se-NTT.

Nurul Hidayah (15), meraih trophy untuk kategori penghafal..
Alqur'an 5 Juz mengalahkan peserta lainnya. Acara besar yang dihadiri Gubenur NTT, Ketua DPRD Propinsi dan para utusan dari tiap-tiap kabupaten ini menyita perhatian masyarakat NTT setiap tahunnya.

Ustad Syariffudin selaku pengajar dan pendamping Kampung Qur'an Oe Ue pun..
tak mengira, niat hati tak mengejar kemenangan. Dia hanya ingin mengajarkan santrinya sebuah keberanian sekaligus menguji hasil hafalan para santrinya ternyata membuahkan trophy kemenangan.

“Berita ini tidak hanya suatu kebanggan bagi saya tetapi bukti bahwa kampung kami mampu mencetak..
para penghafal Alqur’an,” ucap Syariffudin.

Nurul Hidayah yang duduk di kelas 9 MTS ini bercita-cita melanjutkan sekolah ke Pulau Jawa, jika ada beasiswa ia ingin mencari pondok pesantren yang akan menjadikannya seorang hafizah berpendidikan. Sebab, orang tuanya bukanlah dari..
keluarga mampu, mereka pun salah satu penerima manfaat rumah Qur'an yang dibangun PPPA Daarul Qur'an.

"Nurul ingin sekali membanggakan kedua orang tua dan mengharumkan tanah kelahiran, hafalan Qur'annya akan terus Nurul tingkatkan,” tutur Nurul dengan logat khasnya.

Semasa dibangku..
sekolah Nurul termasuk siswi berprestasi. Selalu mendapat rangking di kelasnya, tak ayal cita-cita besar ini mulai ia pupuk kelak nasib membawanya ke pesantren impiannya.

Di Kampung Qur'an Oe Oe, Ustad Syariffudin mengajar 80 anak TPQ dari usia TK hingga..
MTS dan 23 santri yang sudah mulai menghafal Alqur'an. Setiap harinya ia mendampingi para santrinya mendaras Alqur’an dari mulai belajar Iqra hingga Alqur’an.

Mental baja harus dimiliki seorang pendakwah, menikmati setiap keterbatasan bahkan rintangan, tak boleh mundur atau lemah...
Kini warga desa itu sebagian besar telah memeluk Islam, perlahan mereka mulai mengenal dan mendorong anak-anak mereka untuk dididik menjadi santri.

“Kami ingin menjadi inspirasi bagi desa kami dan memperkenalkan Oe Ue meski menjadi desa terpencil namun mampu menciptakan..
penghafal Alqur’an mampu melahirkan kader-kader Qur'an sehingga Oe Ue menjadi contoh kehidupan umat Islam lainnya,” harap Syariffudin.

Doa dan harapan besar telah digantungkan tinggi-tinggi, semangat melahirkan penghafal Alqur'an di setiap rumah, desa, kota, pulau bahkan dunia menjadi big dream..
PPPA Daarul Qur'an. Semoga Allah hadirkan generasi yang terus menjaga, membumikan Alqur’an, generasi yang kelak membawa bangsa ini pada kejayaannya. Bismillahirahmaanirrahim.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..