Arsip Berita | April 2017
Qur'an Call New Edition Goes To Asia

  18 April 2017    1,772

Qur'an Call New Edition hadir setelah PPPA Daarul Qur'an membentuk program ini sejak 2012. Tujuan layanan ini memudahkan masyarakat umum belajar dan menghafal Alqur'an. Dengan menggunakan fasilitas telepon bebas biaya, mereka yang sibuk bisa tetap menghafal Qur'an lintas batas tanpa harus bertemu dan bertatap muka.

Bertepatan..
dengan Milad PPPA yang ke 9 pada 2016 lalu, Qur'an Call New Edition diluncurkan. Alhamdulillah, setelah satu tahun berjalan, program ini mendapat respon baik dari masyarakat. Kini Qur'an Call punya 29 ribu santri yang tersebar di 34 provinsi Indonesia.

"Sekarang sistem program ini sudah berjalan dengan..
baik. Kami sudah bekerja sama dengan PT Telkom. Jumlah santri insyaAllah akan terus bertambah. Mengingat sejak Maret 2016 lalu, sudah ada 175 ribu telepon yang masuk," kata Supervisor Qur'an Call New Edition, Faisal Azhar Harahap.

Faisal mengatakan, Qur'an Call punya 35 pengajar dan 3 administrator. Dengan..
22 akhwat dan 13 ikhwan yang insyaAllah hafidz Qur'an, program ini siap 24 jam melayani masyarakat yang ingin belajar dan menghafal Qur'an.

Tak hanya disambut baik masyarakat Indonesia. Beberapa syekh dari Mesir, Sudan dan Qatar pernah mengunjungi Qur'an Call yang kantornya masih satu gedung dengan kantor..
pusat PPPA Daarul Qur'an. Bahkan para syekh sempat mengajari assatidz dan assatidzah.

Tahun ini, Qur'an Call akan dibentuk di salah satu benua Asia. ‎Hal ini sesuai dengan mimpi Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an Anwar Sani agar program ini masuk ke ranah internasional. Jadi, bukan hanya masyarakat..
Indonesia saja yang bisa belajar dan menghafal Qur'an melalui telepon, masyarakat dunia pun bisa.

"Beberapa syekh memberikan kami kesempatan belajar dengan beliau. ‎Targetnya 2017 ini dibangun di salah satu negara di Asia, mungkin yang terdekat Malaysia, Hongkong, Jepang yang punya basis Daarul Qur'annya," ujar Faisal.

‎Nenek Rosina..
(79), sangat senang bisa belajar Alqur'an di Qur'an Call. Meski usianya sudah tak muda lagi, namun semangatnya menghafal Alqur'an sangat besar. Hampir setiap hari ia menggunakan layanan Qur'an Call. Biasanya Rosina belajar di pagi hari usai melaksanakan salat Dhuha.

"Sekitar jam 9an lah nenek belajar. Sekarang..
masih Iqra empat. Waktu itu mulai dari September 2016. Tau Qur'an Call dari cucu nenek, katanya kalau hubungi nomor 08001500311 itu bisa belajar Qur'an gratis," ujar Rosina yang mengaku sedang menginap di rumah salah satu anaknya di Sukabumi, Jawa Barat.

Ia merasa dapat perubahan yang besar..
setelah hampir setengah tahun belajar di Qur'an Call. Sebab, sebelumnya Rosina sama sekali tak bisa membaca tulisan Arab. Namun saat ini, ia punya cita-cita menghafal Qur'an. "Tadinya nenek, kalau ada tulisan-tulisan Arab sama sekali enggak tau. Terus kalau baca Juz Amma juga cuma baca latinnya doang...
Alhamdulillah sekarang bisa, nenek bersyukur banget," tuturnya.

Rosina adalah salah satu dari 29 ribu santri Qur'an Call yang telah merasakan manfaat belajar Qur'an melalui telepon bebas biaya ini. Program ini juga menerbitkan sertifikat untuk para santri. Sudah ada 56 santri yang mendapat sertifikat setelah lulus tes..
tajwid dan tahfizh. 

Qur’an Call New Edition jadi program yang diunggulkan PPPA Daarul Qur'an, karena kehadirannya mampu dijangkau masyarakat dari berbagai daerah. Layanan ini merupakan solusi bagi masyarakat yang tehalang kesibukan pekerjaan, tidak ada waktu atau pengajar yang cocok.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..