Arsip Berita | April 2017
Melukis Senyum Mustahik

  18 April 2017    1,666

Layanan mustahik merupakan upaya PPPA Daarul Qur'an hadir meringankan beban kaum dhuafa yang berhak menerima zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah. Sesuai dalam QS At Taubah ayat 60 mereka yang berhak menerima zakat ialah fakir, miskin, muallaf, hamba sahaya, gharimin, musafir dan fisabilillah.

Koordinator Layanan Mustahik, Rojali mengatakan, hampir setiap..
hari timnya menerima mustahik di kantor pusat PPPA Daarul Qur'an, Ciledug, Tangerang. Kebanyakan dari mereka yang bertandang benar-benar membutuhkan bantuan, sebab untuk mengisi perut saja mereka tak mampu.

"Pernah ada yang datang ke sini cerita belum makan sampai tiga hari. Ada juga yang sudah berbulan-bulan belum bayar sekolah anaknya. Kemudian untuk..
biaya pengobatan dan rumah sakit, kami juga pernah memberikan bantuan. Untuk ongkos pulang kampung juga ada," ujar Rojali.

Layanan mustahik sendiri sudah melayani sekitar 2000 jiwa di 16 provinsi dan 82 kota.‎ Program ini akan terus ditingkatkan. PPPA Daarul Qur'an berupaya hadir untuk kaum dhuafa yang belum tersentuh bantuan.

Ada yang berbeda..
di layanan mustahik ini, sebab setiap mustahik yang menerima bantuan akan diminta menerapkan Daqu Method. Tim akan menyediakan form yang berisi kolom-kolom untuk diisi sebagai bukti telah menjalani Daqu Value tersebut.‎

"Memang sifatnya tidak memaksa, tapi syarat ini dapat meningkatkan kualitas ibadah mereka. Mereka boleh kekurangan harta, tapi enggak boleh kekurangan..
iman. Ini juga merupakan salah satu ikhtiar kami sebagai lembaga yang punya program pembibitan penghafal Alqur'an," tuturnya.

Riskianti (11), salah satu anak penerima manfaat layanan mustahik. Sejak lahir ia sudah menderita penyakit hidrosefalus. Orang tuanya tak mampu membiayai Rizki untuk berobat kala itu.

Hal itu membuat Riski kini tak seperti anak-anak normal..
lainnya, ia punya daya tangkap yang lambat. Namun, kekurangannya ini tak menyurutkan semangatnya menghafal Alqur'an. Allah memang Maha Adil, memberi kelebihan dibalik kekurangan Riski.

Meski daya tangkapnya lamban, ia mampu menghafal beberapa surat-surat pendek. Rojali menceritakan, awal datang ke layanan mustahik Riski tak hafal surat Al Fathihah. Kini, sudah satu tahun..
Riski menerima bantuan sejak 2016 lalu, hafalannya pun semakin meningkat.‎

"Yang ngajarin itu ibunya. Jadi, dia (Riski) malu kalau setiap bulannya datang ke sini tapi hafalannya belum meningkat. Jadi ada motivasi juga buat dia untuk menghafal," ucapnya.

Riski punya cita-cita jadi ustadzah, mengajarkan anak-anak belajar dan menghafal Qur'an. Mudah-mudahan, impian gadis belia..
ini tercapai.‎ Terima kasih kepada donatur yang telah mengamanahkan dana sedekahnya kepada PPPA Daarul Qur'an. Semoga meringankan beban mustahik, jadi berkah untuk para donatur.

Geser halaman untuk melihat halaman lainnya..



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..