Testimoni Sedekah

Mahdiah Diah - Berawal Dari Alwaqiah Dan Sedekah

  6,501


Riyadoh dan sedekah, adalah perihal yang tak bisa terpisahkan dalam kehidupan Mahdiah. Ibu dari dua orang putra-putri ini mengakui, Allah lebih dekat dengannya setelah menjaga riyadoh dan sedekah dalam kesehariannya.

“Alhamdulillah, saya merasa lebih dekat dengan Allah, melalui ketenangan dan kemudahan yang Allah berikan kepada kami sekeluarga,” ujar Mahdiah, yang kini telah menjadi Simpul sejak dua tahun lalu.

Ia menceritakan, pertemuannya dengan riyadoh dan sedekah tak pernah terlupakan sampai kapan pun. Peristiwa itu terjadi beberapa tahun lalu. Ia beserta keluarganya terperanjat, selama sebulan dan sebanyak 4 dokter dari rumah sakit yang berbeda, mengatakan hasil diagnose yang berbeda.

Tak terima dan tak percaya adalah ungkapan hati keluarganya. Sejak dinyatakan diagnosa tersebut, ia beserta suami tak henti mencari metode pengobatan, dari tradisional hingga modern.

Namun, vonis dokter terhadap dirinya tidak berubah. Hingga, diputuskan untuk melakukan rotgen dan diketahui adanya gumpalan di dalam tubuhnya, sehingga diharuskan melakukan operasi dengan segera.

Saat itulah, ia berkenalan dengan riyadoh, dari salah seorang temannya yang aktif mengikuti kajian Ustad Yusuf Mansur. Diberikan kepadanya tips dan menu riyadoh yang disarankan Ustad Yusuf Mansur, dari shalat tepat waktu, merutinkan ibadah sunnah lainnya, hingga membaca surah al-Waqiah setiap hari dan berkali-kali.

Tak tertinggal pula dengan bersedekah, baik berbentuk materi maupun non materi. Ia dan keluarga gencarkan setiap harinya. Tepat beberapa sebelum hari jadwal operasi dilakukan, ia memutuskan untuk memeriksakan kembali ke rumah sakit berbeda.

Seketika, ia dan keluarga kembali terperanjat mendengar diagnosa dokter. Bukan karena gumpalan itu semakin membesar. Tapi, secara “ajaib” gumpalan itu menghilang dari dalam tubuhnya, tanpa tersisa.

“Alhamdulillah, syukur kepada Allah dan hanya atas izin-Nya kondisi Ibu Diah mulai membaik,” terang Diah, sebagaimana yang disampaikan dokter.

Sejak saat itu, ia menyadari bahwa janji Allah tidak akan pernah ingkar, apabila kita yakin dan pasrah kepada-Nya. Disamping kesehatan yang Allah hadirkan untuknya. Allah pun kembali memberikan limpahan keberkahan dan kemudahaan kepada keluarganya. 

Pasca kesembuhan, besar keinginannya untuk bisa memberikan sedekah yang lebih banyak. Namun, Allah belum memberikan kesempatan itu untuknya. Tapi, tanpa ia mengira dan merencanakan sebelumnya, Allah memberikan jalan lain untuk memberikan sedekah terbaiknya. Menjadi salah satu Simpul sedekah PPPA Daarul Qur’an.

Menurut ia, kemudahan dan keberkahan dalam bersedekah sungguh nyata adanya.

Saat ini, cerita ia, ia masih menyicil rumah. Suatu ketika, sudah waktunya untuk membayar tetapi, tidak memiliki uang kala itu. “MasyaAllah, tanpa saya duga Allah memberikan rejeki melalui perantara orang lain dan itu pun tanpa menghutang. Sehingga, saya bisa membayarnya,” jelasnya.




Testimoni lainnya ..



Arsip Testimoni