Testimoni Sedekah

Muhammad Ramadhan Tanjung - Tak Pernah Absen Sedekah di Hari Jumat

  4,197


 

Seorang wanita berumur tengah menunggu dengan tatapan penuh harap, di sekitar masjid bilangan Jakarta. Kedua tangannya dikatupkan, berdoa agar ada yang datang dan menjajajakan dagangannya.

Matahari yang telah meninggi, menghantarkan panas yang cukup membakar kulit. Hanya bayangan dari bangunan tinggi sekitar, yang melindungi wanita itu dari teriknya panas hari itu.

Ia masih setia menunggu, meski keringat terus mengalir disebagian wajahnya. Sesekali, ia menyeka dengan tangannya yang berkeriput dan terbakar matahari itu secara bergantian, kiri dan kanan.

Membawa pulang rizki yang halal, menjadi motivasi dirinya untuk terus terjaga sepanjang hari. Pecahan Rp 2000 yang datang kepadanya, ia sambut dengan senyuman syukur. "Setidaknya, hari ini tak pulang dengan tangan kosong, Alhamdulillah," benaknya.

Setiap Jumat, Muhammad Ramadhan Tanjung (24) menjadi saksi berjalannya peristiwa itu. Setiap kali juga, selalu membuat terenyuh dan mendorongnya untuk tak absen membeli sebuah minuman dingin dari wanita itu.

Bukan karena membutuhkan minuman tersebut, tetapi memberikan sebagian rezekinya tanpa harus menyinggung perasaan wanita itu. "Seringkali, menggunakan pecahan besar agar tidak ada kembaliannya. Sehingga, ada alasan untuk mengatakan, ambil saja kembaliannya bu," ungkapnya.

Hingga, suatu saat ia meyakinkan diri untuk memberikan, tanpa harus membeli terlebih dahulu. Alhamdulillah, Allah bagaimana prasangka hambanya. Senyum syukur, terukir di wajah wanita itu, matanya berbinar. Bibirnya tak henti melafalkan hamdalllah.

Bagi dirinya, kebahagiaan selalu datang tanpa diduga, seperti yang terjadi sehari setelah ia bersedekah kepada wanita itu. "Sungguh, rencana Allah lebih sempurna dari perkiraan dan perhitungan kita," katanya.

Mahasiswa Teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) ini bercerita,"MasyaAllah, keesokkannya saya mendapat undangan acara Launching produk dari sebuah perusahaan pembiayaan terkemuka. Tanpa diduga, saya salah satu peserta yang mendapatkan uang saku dan beberapa hadiah lainnya."

Benar adanya yang disabdakan Rasulullah SAW, Sedekah di hari Jumar itu lebih diutamakan dari pada Hari-hari lainnya. Ibnu Qayyim berkata,"Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya" (Mauquf Shahih).

Disamping menjadikan sedekah sebagai bagian penting dalam kesehariannya. Ia pun melaksanakan riyadhoh lainnya, seperti shalat Dhuha, Tahajud dan Puasa Sunnah. "Alhamdulillah, rutin menjalankannya, memudahkan saya mendapat pekerjaan yang nyaman dan saya geluti hingga sekarang," terangnya.

 

 

 

 

 

 

 

 




Testimoni lainnya ..



Arsip Testimoni