Testimoni Sedekah

Aris Sumantri - Nyaris Kehilangan Rp 40 Juta

  3,025


Hikmah ujian dan kemudahan yang Allah berikan itu, datang dari berbagai jalan. Tak ada yang menduga kapan hal itu hadir dan pergi. Hal itu lah yang pernah dialami seorang pria yang dikenal Aris Somantri. Pria kelahiran 1991 ini, tak pernah menyangka ujian menghampiri melalui tempatnya bekerja selama enam tahun.

Ia menceritakan, minus Rp 40 juta dari brankas uang yang menjadi tanggung jawabnya. Mengingat, saat itu ia tengah mengembang sebagai kepala toko di salah satu retail yang dikenal Indomart. Sudah menjadi tugasnya mengatur seluruh pengoperasi di toko, termasuk mengawasi petugas hingga brankas keuangan.

Masih teringat jelas, kalang kabutnya Aris saat itu. Ia pun bertambah panik, saat tidak ada satupun bawahannya yang mengetahui perihal kurangnya uang tersebut. "Tidak tahu," jawaban yang ia terima dari bawahannya, tak ayal membuat semakin pusing bukan main.

Hingga ia memutuskan untuk menghubungi kantor pusat, perihal proses brankas di tokonya. Namun, jawaban yang diberikan kantor pusat tak membantunya sedikit pun. "Pihak administrasi hanya mengatakan belum diproses," kenang Aris.

"Bagaimana menggantinya jika tak ditemukan. Dari mana saya bisa mendapatkan uang sebesar Rp 40 juta," benak Aris, sambil melangkahkan kakinya ke masjid di sekitar, berniat mencari ketenangan.

Di masjid, ia bertemu dan bercerita dengan marbot masjid yang sudah dikenalnya. Aris yakin, seorang marbot adalah seseorang yang sangat dekat dengan Allah.

Merasa telah menemukan ketenangan yang dibutuhkannya, ia memutuskan kembali ke toko. Tak tertinggal, ia pun bersedekah dan meminta bantu didoakan.

Tidak lama setelah ia tiba di kantor. Bagian administrtasi di kantor pusat menghubungi pria asal Kuningan, Jawa Barat ini. Senyumnya mencuah di wajahnya, ia mendengar terjadi kesalahan dalam proses administrasi, menyebabkan minus Rp 40 juta.

"Alhamdulillah, masalah uang itu terselesaikan. Saya percaya, di dunia ini tak ada yang namanya kebetulan. Semua atas izin Yang Maha Kuasa," ungkapnya.

Apabila, lanjut ia, Allah tak mengizinkan masalah tersebut selesai. Maka, tak akan selesai, justru bisa dirinya yang disalahkan. Namun, hal itu tidak terjadi. "Benar, ujian dan kemudahan itu datang hanya dari Allah."

Pengalaman yang dialaminya itu, membekas dihatinya dan mendorong Aris untuk menjadi agent sedekah PPPA Daarul Qur'an. Berkeinginan untuk terus bisa bersedekah. Tak hanya itu, ia pun berusaha untuk selalu memperbaiki ibadanya, dengan cara membaut Mutaba'an Yaumiyah setiap harinya.

"Ini membantu saya untuk mengecek ibadah saya, agar tetap istiqomah," tutup pria yang tengah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Agama ISlam Asy-Syukriyyah ini.

 




Testimoni lainnya ..



Arsip Testimoni